"Kami semuanya sudah bergerak agar laporan ini sampai kepada Polri dan Komnas HAM," tegas Faisal pada sejumlah media.

Tak hanya DPD KNPI Jawa Timur, Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Indonesia, Jakarta, juga ikut menyuarakan keadilan kasus yang menewaskan Herman tersebut.

Diyah Puspita Sari, mahasiswa pasca sarjana ini juga menyoal tentang kinerja polisi yang sudah melanggar SOP penembakan Herman yang disebut menjadi begal di Jalan Adirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep.

"Hati saya tergerak, terpanggil, karena rasa kemanusiaan ini. Ini sudah menjadi isu nasional. Saya jauh-jauh dari Depok hanya untuk menyuarakan keadilan," kata perempuan berumur 29 tahun ini.

Dia berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Bahkan, lanjutnya, jika kasus ini tidak segera tuntas, mahasiswa seluruh Indonesia akan bergerak menegakkan keadilan.