Sementara itu, Kapolres Sumenep AKPB Rahman, secara terang-terangan meminta maaf kepada keluarga korban yang ikut dalam aksi menuntut keadilan tersebut.

Dia mengungkapkan, akan mengawal kasus tersebut dan mengikuti aturan yang berlaku. Kapolres Rahman pun ikut mengucapakan belasungkawa atas kematian Herman yang menerima 6 peluru di tubuhnya.

"Saya mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Herman. Tentu kami juga akan terus menginformasikan hasil dari penyelidikan 5 oknum anggota Polres Sumenep yang saat ini tengah diperiksa Propam Polda Jatim," kata Rahman di tengah-tengah massa aksi demonstrasi.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Jawa Timur, Nur Faisal, menuntut agar polisi bisa bekerja profesional dalam mengusut tuntas kasus ini.