Yang jelas ucap Maulidi, pihaknya akan segera bertindak atau akan segera meminta ke Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman agar pekerjaan tersebut dibongkar ulang total.

Sementara itu, salah seorang warga yang mengaku sebagai pelaksana dibawah saat ditemui disalah satu cafe di Pamekasan mengatakan, kalau pemilik proyek itu warga Larangan.

"Punya orang Larangan mas," jawab seorang warga yang tidak menyebutkan namanya itu, Jum'at (16/7).

Kemudian disoal kenapa material skatingnya dipasang tanpa ada galian pondasi, ia malah mengatakan karena di lokasi itu tanahnya bekas urukan.

"Iya mas, karena kan tanahnya disitu sudah bekas urukan," tukasnya.