"Di rumah korban inilah perselisihan dimulai hingga memicu peristiwa penembakan," kata AKP Sigit, Jumat (21/5).

Semula polisi menyidik dua saksi S dan M hingga ditetapkan jadi tersangka. Namun seiring dengan pengembangan kasus, ternyata ada watak lain yang ikut terlibat yakni H yang tak lain adalah anggota DPRD.

Proses penetapan H sebagai tersangka melalui prosedur pemanggilan secara berulang. Tepatnya tanggal 15 Mei, H kemudian menyerahkan diri dan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan-pemeriksaan lanjutan.

"Untuk saksi-saksi kita periksa lagi, kita periksa tambahan-tambahan soal keterangan yang belum sinkron," ujarnya.