Pembangunan Differensial
Pembangunan yang diperlukan adalah pembangunan ideal, bukan differensial. Dalam wacana strategi pembangunan, Almasdi Syahza, dkk. (2013) menitikberatkan pada kesejahteraan dan kemanfaatan, di samping itu, ia berpandangan bahwa pembangunan yang berhasil harus direncanakan dengan keterbukaan; partisipasi, koordinasi, dan diwujudkan dengan tetap saling interkoneksi. Oleh sebab itulah kemantapan hubungan antara daerah dengan desa, berpeluang besar bagi kemajuan pembangunan suatu kawasan. (Tia Agus Sandra, dkk., 2018).
Tidak ada pembangunan yang persis sama, namun tujuan dan hasil dari pembangunan tersebut diharapkan tidak tumpang tindih. Dahulukan pembangunan yang bersifat jangka panjang, sebar ke 14 kecamatan, karena Kabupaten Sampang bukan satu kecamatan. Jika perlu, turun langsung ke 180 desa yang mayoritas ada di pedalaman, desa-desa di sana sudah lama didiamkan dan pasti sangat merindukan sentuhan pembangunan.
Dari pembangunan SDM dan infrastruktur, pengembangan SDA, pemulihan dan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, hingga segala bentuk proses politik pembuatan kebijakan haruslah terbuka lebar.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke-399 tahun, dengan ‘Budaya Hebat Bangkit Bermartabat’ semoga segala aspek dapat meningkat, membuka belenggu pembangunan yang masih terkunci rapat-rapat dengan gagasan-gagasan yang berani dan berdaulat.