Opini, MaduraPost - 23 Desember merupakan hari bersejarah bagi Kabupaten Sampang. Pada tahun ini, tepatnya 23 Desember 2022, Kabupaten Sampang memasuki umur ke-399 tahun, usia yang tentu tidak lagi muda bagi berdirinya sebuah daerah. Dalam memperingati hari jadi, Pemerintah Kabupaten Sampang mengangkat tema “Budaya Hebat Bangkit Bermartabat: Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan yang Berkelanjutan di Dukung Penguatan SDM yang Berbudaya”. Rangkaian kegiatan pun turut meramaikan hari jadi Kabupaten Sampang, mulai dari Haul Akbar Bujuk Napo 11 Oktober 2022 hingga puncaknya Gebyar Rekor Muri Senam Sampang Hebat Bermartabat (SSHB) pada 26 Desember 2022.
Membahas suatu wilayah tidak akan pernah luput dari pembangunan, baik pembangunan fisik (infrastruktur) maupun non fisik (sumber daya manusia). Dalam kaca mata ekonomi, pembangunan dilakukan dalam rangka mengubah taraf kehidupan ke arah yang lebih baik. (Satria Wiratama, dkk., 2018). Menurut Siagian (1994) pembangunan merupakan suatu cara untuk memberdayakan kualitas sumber daya manusia yang masih terbelakang menjadi orang-orang terdidik (educated people). Pembangunan yang tidak seimbang, selain dipengaruhi oleh alam juga ditentukan oleh kualitas kebijakan yang dikeluarkan. (Fajri Majida, dkk., 2019).
Menilik pembangunan di Kabupaten Sampang, terdapat lima program prioritas pembangunan yang dicanangkan pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 pada 24 Maret 2021 lalu. 1). Peningkatan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. 2). Pemantapan pemulihan ekonomi melalui penguatan sektor unggulan dan peningkatan nilai tambah. 3). Peningkatan ketahanan sosial masyarakat melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan dan sistem kesehatan serta sarana dan prasarana dasar. 4). Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dan inovasi daerah. 5). Peningkatan harmonisasi kehidupan sosial masyarakat.
Lima Megaproyek