"Untuk data ASN yang nakal itu belum bisa kami sampaikan dikesempatan ini, karena menjadi rahasia pribadi," ujar Andi.
Mahasiswa berjanji, jika beberapa Minggu kedepan persoalan guru nakal tersebut tak kunjung dituntaskan, maka akan menggelar aksi secara besar-besaran.
"Ini pastinya ada tindak lanjut. Kalau kemudian Plt. Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep mengatakan bahwa ada petugas di masing-masing Kecamatan, tapi tidak terealisasi sebaik mungkin, maka saya akan kembali dengan massa yang lebih banyak untuk menggruduk kantor Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep," ancamnya.
"Andai kata Plt Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep membuka kran baik dengan kita, ini akan membantu baik. Tapi kalau sudah terjadi seperti ini berarti sudah menjadi luka lama yang dihidupkan kembali," imbuhnya.
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep, Moh. Iksan menerangkan, akan menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai, jika menemukan ASN yang menyelewengkan tugasnya.