“Itu saat Y menyambung kabel, disitu menurut keterangan dari pihak perusahaan, proyek di Sumenep" class="inline-tag-link">Bank Jatim Sumenep ternyata banyak kulit kabel yang lecet,” kata Riki, Sabtu pagi di rumah sakit setempat.

Dugaan kabel dengan pelindung terkelupas memperkuat indikasi adanya risiko listrik terbuka di lokasi kerja. Namun temuan di lapangan memunculkan persoalan lain, minimnya perlengkapan keselamatan.

Dari pantauan di area proyek, sejumlah pekerja terlihat beraktivitas tanpa alat pelindung diri (APD) memadai.

Tidak tampak penggunaan sarung tangan khusus kelistrikan, helm proyek standar, maupun perlindungan isolasi saat pengerjaan instalasi. Padahal pekerjaan menyangkut jaringan listrik memiliki risiko tinggi.