Situasi tersebut memantik kecurigaan publik. Ada dugaan bahwa lapisan cerita belum seluruhnya terbuka. Sosok yang belum tertangkap dinilai sebagai kunci untuk menjelaskan rangkaian peristiwa secara utuh.

“Kalau memang serius diburon, saya sangat yakin polisi bisa dengan mudah menemukannya,” kata aktivis Foraksi, Moh. Nurul Hidayatullah.

Kritik Foraksi bukan hanya soal teknis pelacakan, melainkan juga menyentuh aspek kesungguhan dan prioritas penanganan perkara. Publik menunggu kepastian arah.

Waktu terus berjalan. Bulan berganti tanpa perkembangan signifikan. Angka kerugian besar telah diumumkan. Sistem pengawasan dipertanyakan. Satu tersangka menghilang.