Yayak juga mengakui masih banyak lampu PJU di wilayah Sumenep yang membutuhkan perbaikan. Namun, proses perawatan dilakukan bertahap karena keterbatasan personel.
”Hanya ada 12 orang, itu pun dibagi empat,” paparnya.
Baca Juga:Diskop UKM dan Perindag Sumenep Siapkan Strategi Baru untuk Genjot PAD Pasar Tradisional di 2025
Ia meminta masyarakat bersabar karena pihaknya tetap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, termasuk melalui layanan darurat 112.
”Yang melapor melalui call canter 112 itu memang banyak, dan pasti kami perbaiki secara bertahap,” tandasnya.