Kurangnya penerangan di kawasan tersebut dinilai mencerminkan lemahnya respons terhadap fasilitas umum yang semestinya terawat.
Berdasarkan penelusuran MaduraPost, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep tercatat mengelola anggaran perawatan lampu penerangan jalan umum (PJU) sebesar Rp 613.264.000.
Dana yang bersumber dari APBD Sumenep 2025 itu diperuntukkan bagi pengadaan lampu LED, bahan baku bohlam, serta kebutuhan pemeliharaan PJU.
Mantan Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disperkimhub Sumenep sebelumnya, Yayak Nurwahyudi, menyatakan bahwa tidak ada lampu PJU yang mengalami gangguan. Menurutnya, yang padam adalah lampu taman yang berjajar di sepanjang jalan.
”Kalau lampu taman, kami akui memang sudah lama mati. Tapi, kalau lampu PJU di sana tidak ada masalah,” terangnya.