SUMENEP, MaduraPost – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tengah disorot. Program yang semestinya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat itu diduga berpotensi dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk kepentingan pribadi melalui penarikan iuran dari setiap dapur MBG.
Berdasarkan informasi yang diterima media ini dari sumber terpercaya, setiap dapur MBG di Kabupaten Sumenep diduga diminta menyetor dana sebesar Rp200 ribu.
Penarikan tersebut disebut-sebut dilakukan sebagai langkah “pengamanan” untuk meredam pemberitaan bernada negatif terkait pelaksanaan program MBG.
Sumber internal media ini mengungkapkan, bahwa dana tersebut rencananya akan dibagikan kepada sejumlah media yang sebelumnya aktif memberitakan MBG dengan tone kritis.
Kondisi ini membuat pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan MBG harus mencari cara untuk mengatasi persoalan tersebut.