“Nggak ada mama, ini HP-nya dipegang aku. Mama nggak ada, nanti aku bilang ke mama,” ucap anak itu melalui sambungan telepon.

Pergantian suara secara tiba-tiba itu menimbulkan dugaan bahwa F menghindari permintaan klarifikasi terkait voice note yang sebelumnya ia sampaikan kepada warga penerima bantuan sosial.

Rekaman yang kini viral tersebut berisi peringatan keras agar warga tidak mencairkan bantuan di agen lain selain miliknya, disertai klaim dapat menghapus nama penerima bantuan.

Kasus ini memunculkan sorotan publik, terutama terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, dan pemotongan bantuan dengan dalih pembangunan fasilitas desa.