SUMENEP, MaduraPost - Upaya media untuk meminta penjelasan dari F, perempuan yang diduga sebagai pengirim voice note berisi ancaman terhadap penerima bantuan sosial di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali tidak membuahkan hasil.
Setelah rekaman suara tersebut memicu kegaduhan publik, F sempat mengangkat panggilan wartawan namun kemudian diduga mengalihkan komunikasi.
Dalam percakapan singkat, F terdengar menjawab panggilan pada awal sambungan.
“Halo, iya benar,” ujar suara perempuan yang diyakini sebagai F, sebelum percakapan berubah, Sabtu (8/11) siang.
Tidak lama setelah itu, suara yang muncul dari telepon mendadak berganti menjadi suara anak kecil. Anak tersebut mengaku memegang telepon milik F.