Mayoritas dari kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung aktivitas pengangkutan sampah di wilayah Sumenep.

“Kebanyakan memang digunakan untuk operasional pengangkutan sampah,” imbuhnya.

Arif juga mengakui bahwa beberapa kendaraan dalam kondisi rusak, meski tidak seluruhnya mengalami kerusakan berat.

Namun, ada dua dump truck dan dua kendaraan roda tiga yang saat ini tidak bisa difungsikan karena mengalami kerusakan serius.