SUMENEP, MaduraPost - Sepuluh organisasi pers di Kabupaten Sumenep menyampaikan protes keras terhadap siaran pers yang dirilis oleh SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia (KEI).

Mereka mengecam isi rilis tersebut yang dinilai mencoreng reputasi jurnalis lokal, lantaran menyebut media sebagai biang kerok di balik gelombang penolakan masyarakat terhadap aktivitas eksplorasi migas KEI.

Dalam pernyataan sikap bersama, organisasi-organisasi wartawan ini menyayangkan pernyataan resmi KEI yang dianggap merendahkan profesi kewartawanan sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.

Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin, menilai pernyataan dalam rilis KEI bertentangan dengan prinsip komunikasi publik yang beretika.

“Pernyataan resmi KEI tidak hanya menyesatkan, tapi juga memperkeruh suasana. Kami bekerja dengan fakta dan data yang terverifikasi. Tidak ada ruang bagi fitnah, apalagi provokasi. Tuduhan tersebut sangat kami kecam,” ujarnya pada Kamis, 3 Juli 2025.