Namun, ia menegaskan, bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada usia pengurus, melainkan juga pada kreativitas dan semangat dalam menjalankan usaha.

“Kreativitas dan visi jangka panjang jauh lebih berpengaruh dibanding sekadar usia. Generasi muda harus diberikan kesempatan untuk berinovasi, sementara para senior dapat berperan sebagai pembimbing dengan pengalaman yang mereka miliki,” katanya.

Sebagai solusi, Masdawi mengusulkan adanya program pelatihan kewirausahaan berbasis koperasi yang menyasar kaum muda.

Melalui program ini, diharapkan generasi muda dapat memahami koperasi sebagai wadah ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar organisasi tradisional semata.