Sebuah rest area seluas dua hektare akan dibangun di sekitar tugu, menjadi titik singgah bagi kendaraan dari arah Surabaya.
“Pengelolaannya akan dipercayakan kepada Bumdesma, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga:Sidang Praperadilan Kasus Mantan Kades Kebunan, Kuasa Hukum Soroti Berkas Bolak-balik 7 Kali
Menariknya, proyek monumental ini didukung penuh oleh berbagai pihak melalui skema Sumenep Pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
Sejumlah perusahaan seperti SKK Migas dan Indako turut berkontribusi dalam pembangunannya.