Dengan tinggi mencapai 17 meter, angka ini melambangkan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia.
Sementara itu, ornamen bunga sebanyak 45 menggambarkan tahun 1945, momen sakral dalam perjalanan bangsa.
Bupati Fauzi menegaskan, bahwa pembangunan tugu ini adalah bentuk penghormatan bagi para leluhur, terutama Arya Wiraraja, tokoh yang berjasa besar dalam sejarah Nusantara.
“Beliau berperan penting dalam membantu Raden Wijaya menumbangkan Jayakatwang, yang kemudian membuka jalan bagi berdirinya Kerajaan Majapahit. Tanpa Arya Wiraraja, Majapahit mungkin tidak akan lahir, dan tanpa Majapahit, Indonesia mungkin tidak akan seperti sekarang,” kata Bupati Fauzi di lokasi.
Tak hanya menjadi landmark bersejarah, kawasan ini juga akan dikembangkan sebagai pusat peristirahatan strategis.