PAMEKASAN, MaduraPost - Berbagai persoalan yang menghimpit Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur bak bencana alam yang saat ini sedang heboh-hebohnya dan sangat ngetrend disuarakan oleh beberapa kontraktor di Pamekasan yang realiasi proyeknya baru sebulan sudah amburadul.
Beberapa persoalan yang sampai saat ini sepertinya masih berada dalam kandungan ibunya tersebut adalah persoalan KCM, mobil siGap dan pencemaran nama baik Ketua NU Pamekasan (akun facebook Mohammad Izul).
Semua persoalan yang tiada realnya itu menjadikan masyarakat Pamekasan seperti katak dalam tempurung, berteriak, mengeluh dan hilang kepercayaan terhadap jati diri daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Gerbang Salam.
Kendati demikian, Abdus Marhaen Salam yang sejatinya merupakan seorang aktivis penegak kebijakan dari Front Aksi Massa (FAMAS) mengatakan, kalau krisis kepercayaan rakyat Pamekasan kepada Pemerintah Daerah sudah semakin akut dengan banyaknya persoalan yang tak kunjung menemukan titik penyelesaian.
"Rakyat Pamekasan hari ini sedang menunggu action Pemerintah, seperti paling tidak dari semua penghargaan yang diterima langsung oleh bapak Bupati, yang mana hal itu seharusnya diikuti oleh tuntasnya persoalan yang ada. Soal KCM dan Mobil Sigap harus tuntas agar dipenghujung kekuasaannya Bupati Baddrut Tamam tidak menyisakan cerita yang memilukan dan memalukan," kata Abdus Marhaen Salam pada saat ditemui di Cafe Melati, Rabu (27/1/2021).