"Menurut Surat Edaran Mahkamah Agung, RJ dapat dilakukan untuk tersangka yang ketergantungan. Permohonan ini juga datang dari keluarga mereka," jelasnya.
Ia menambahkan, keduanya telah menjalani asesmen di BNNK dan dipindahkan ke Klinik Ghana Prima, Pamekasan, untuk rehabilitasi.
Baca Juga:Kontroversi Video 'Guru Tugas 2' Akeloy Production Tuai Kecaman dari Insan Pesantren di Madura
Riyanto Masih Bebas
Sementara itu, Riyanto yang diduga kuat sebagai bandar narkoba hingga kini belum ditangkap. Widiarti menyebutkan bahwa Riyanto dikenal licin dan sulit dijerat hukum.
"Kami sudah menggeledah rumahnya, tetapi tidak menemukan barang bukti. Untuk menerbitkan status DPO, diperlukan alat bukti yang cukup," katanya.