Demonstrasi yang berlangsung hampir satu jam itu diwarnai rencana massa mendirikan tenda di depan kantor Kejari sebagai bentuk protes.
Pasalnya, hanya Jaksa R Teddy Romius yang menemui massa aksi, sementara tokoh-tokoh utama Kejari, seperti Kasi Pidum Hanish Hermawan, Kasi Intel Moch. Indra Subrata, atau Kajari Sigit Waseso, tidak hadir.
"Kejaksaan sepertinya sengaja mengulur waktu demi menyelamatkan para tersangka dari jerat hukum," teriak Maksum Alwi, salah satu orator.
Dalam aksi tersebut, Zainal Arifin, seorang peserta, meminta pemerintah pusat turun tangan.
"Kami mohon perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk mengawasi praktik hukum di daerah ini," serunya lantang.