Kasus ini bermula ketika Rifki mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu kredit yang bekerja sama dengan Shopee melalui Bank Mandiri pada Februari 2024.

Setelah pengajuannya disetujui dengan limit awal Rp5 juta, kartu kredit tersebut mengalami keterlambatan pengiriman. Pada Maret, Rifki menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai staf Bank Mandiri.

"Penelepon itu menanyakan apakah kartu kredit saya sudah sampai, dan informasinya sangat mirip dengan yang disampaikan staf Mandiri sebelumnya, jadi saya percaya saja," jelas Rifki.

Kecurigaan mulai timbul ketika pada Mei, penelepon yang sama menawarkan kenaikan limit kartu kredit hingga Rp10 juta. Tak disangka, penipu tersebut berhasil mengakses kode OTP yang diterima Rifki melalui ponselnya.