"Peristiwa tersebut mengingatkan kita bahwa persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menjaga kedaulatan negara," kata Wathan menegaskan.
Menurutnya, sejarah itu harus selalu menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini tidak kalah besar dibandingkan masa lalu.
Di era globalisasi ini, ancaman tidak hanya berasal dari ideologi seperti komunisme, tetapi juga radikalisme, terorisme, dan bentuk-bentuk ekstremisme lainnya.
Baca Juga:Kabar Duka, Ketua MUI Sumenep Tutup Usia