Wathan menilai, pendidikan Pancasila tidak boleh hanya sekadar materi formal, tetapi harus benar-benar dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia juga berharap, bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi momen refleksi bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Ini bukan hanya soal memperingati, tetapi juga soal bagaimana kita dapat menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara itu, Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan di masa depan," tutupnya.***