BTN juga menegaskan, bahwa fluktuasi harga saham adalah sesuatu yang wajar di pasar modal dan tidak dapat dikaitkan langsung dengan dugaan skandal yang disampaikan.

“Pernyataan bahwa terdapat krisis kepercayaan investor terhadap BTN akibat skandal yang melibatkan mitra kerja dan nasabah besar BTN sehingga banyak investor yang menarik diri dan berakibat pada turunnya saham BTN adalah tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Fanda Andnani lebih lanjut.

BTN memaparkan, bahwa tren harga saham mereka (BBTN) justru mengalami peningkatan. Sepanjang pekan lalu, dari 9 hingga 13 September 2024, harga saham BTN mencatat kenaikan sebesar 2,149%.

Dalam sebulan terakhir, saham BTN menguat 10,274%, dan jika dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, saham BBTN melonjak hingga 16,4%.