Namun takdir berkata lain, bayi Rumnaini sudah tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit di Kabupaten Sampang.

"Sampai di Kabupaten Pamekasan, akhirnya saya harus kembali pulang, karena bayi saya sudah tidak tertolong," kata Rumnaini menceritakan.

Kondisi terkini, keluarga Rumnaini tengah mengalami duka mendalam atas kepergian bayi yang belum berumur satu Minggu itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Batang-batang, dr. Fatimatus Insoniyah mengungkapkan, sudah menjalankan prosedur dalam pengambilan sampel darah bayi Rumnaini.

"Cara pengambilan sampel darah, kami sudah bekerja sesuai dengan SOP, kami sudah bekerja dengan prosedur, petugas kesehatan yang melakukan sudah lengkap, sudah punya SPM, juga sudah punya wewenang klinis," kata Fatimatus saat dikonfirmasi media melalui sambungan teleponnya, Selasa sore.