Di sisi lain, pihaknya juga melakukan upaya klarifikasi efek samping dari pengambilan sampel darah bagi bayi baru lahir.
"Jadi untuk SHK itu tidak ada efek samping, apalagi sampai menimbulkan panas dan sesak. Sedangkan untuk alat SHK-nya langsung dibuang, atau sekali pakai. dan itu kita dapatnya dari Dinas Kesehatan," kata dia menerangkan.
Dirinya mengatakan, insiden seperti ini baru pertama kali terjadi di Puskesmas Batang-batang.
"Jadi sudah banyak bayi yang dilakukan SHK, yang jelas sudah puluhan bayi dan tidak terjadi apa-apa," katanya.
Baca Juga:BPRS Bhakti Sumekar dan DPMD Sumenep Berkolaborasi Perkuat Program Ketahanan Pangan hingga Kepulauan
Di waktu yang sama, Humas RSI Kalianget, dr. Yanti, membenarkan bahwa bayi Rumnaini dirujuk ke rumah sakit tersebut.