Di samping itu, Shadiq meminta agar pewarta tidak lagi memberitakan soal dana sertifikasi guru di tahun 2018 yang tak kunjung cair tersebut.

"Tidak usah diberitakan lagi lah, itu sudah lagu lama. Masa lalu itu tidak usah diberitakan lagi. Itu pun kalau diberitakan lagi, masyarakat nggak akan percaya. Jadi orang yang menanggapi itu adalah orang yang tidak mengerti berita-berita sebelumnya," tuding Shadiq dengan nada keras.

Pihaknya menganggap, para guru di bawah lingkungan Sumenep" class="inline-tag-link">Kemenag Sumenep sudah tahu apa yang sebenarnya terjadi di tahun 2018 silam.

"2018 hingga 2019 saya belum menjabat sebagai Kasi Pendma Sumenep" class="inline-tag-link">Kemenag Sumenep. Tapi saya siap bertanggungjawab jika sudah ada perintah dari pusat. Saya yakin pemerintah pastinya memperhatikan nasib guru," timpalnya.