Terpisah, anggota Sumenep" class="inline-tag-link">Komisi IV DPRD Sumenep, Masdawi menuding, jika program Santri Interprenuer tersebut hanya terkesan buang-buang anggaran.

"Jadi biar tidak terkesan buang-buang anggaran output-nya harus jelas," kata Masdawi di Kantor DPRD Sumenep.

Seharusnya, kata Masdawi, hasil dari kerajinan program itu difasilitasi, bukan malah 'bergaung' saja.

"Jangan hanya bergaung doang. Coba saya mau lihat, emang nggak ada kan hasilnya," ucap keras Masdawi.

Pihaknya menilai, saat ini sejumlah daerah yang disebutkan menjadi pusat pelatihan Santri Interprenuer belum terlihat jelas hasilnya.