Sebab, program tersebut berasal dari DAK dan sesuai arahan, petunjuk pusat. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sekadar menjalankan instruksi tersebut.
Dia mengatakan, atas nama sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep pihaknya mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam membantu pemenuhan infrastruktur daerah, terutama terkait kesehatan siswa.
Orang nomor satu di lingkungan sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep ini menjelaskan, dari pagu anggaran senilai Rp125 juta itu untuk satu SD saja.
Di mana tidak hanya toilet saja, pembangunannya meliputi 2 bangunan toilet duduk dan 2 toilet jongkok.
"Justru kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pusat. Kami pikir ini sudah sesuai dengan hitungan dari pusat. Karen itu kami sekadar menjalankan instruksi," kata Ketua Percasi Jawa Timur ini.***