Aksi warga tersebut sebagai bentuk upaya mempertahankan kawasan pesisir pantai tersebut tidak dibangun tambak garam.
Selama ini, warga menilai pihak penggarap dari luar desa dan Pemdes Gersik Putih ngotot untuk tetap membangun tambak dengan mereklamasi pantai meski ditolak warga.
”Memang sejak kemarin kami mengendus informasi bahwa pembangunan tambak akan dimulai malam hari pukul 02.00 WIB. Sehingga, sejak sebelum sahur kami pantau dan setelah salat subuh langsung bergerak ke lokasi untuk menghentikannya,” kata Ahmad Siddik, Ketua RT 01/RW 01 Dusun Gersik Putih Barat, Desa Gersik Putih mengungkapkan pada sejumlah media, Rabu (4/4).
Video amatir pengusiran para pekerja pun viral di media sosial. Di mana, pengusiran terhadap para pekerja berlangsung singkat.