Tidak puas dengan menyegel Balai Desa Gersik Putih, warga juga melanjutkan aksinya dengan ngeluruk ke rumah Kades Muhab. Meski demikian, ternyata Kades Muhab juga tidak ada di rumah.
”Katanya ada di Sumenep,” ujar Siddik.
Sementara Kades Muhab seolah enggan berkomentar. Buktinya, Ia malah meminta Kuasa Hukumnya, Herman Wahyudi, alias Ketua LBH ForpKot untuk menanggapi aksi yang dilakukan warga tersebut.
Herman mengungkapkan, jika sebenarnya tidak ada prosedur yang dilanggar kliennya dalam pembangunan tambak garam di kawasan pesisir pantai.