Sementara tahap kedua, kata Mas Atiq (akrab disapa), penyaluran Bansos tersebut disalurkan pada hari Sabtu, (5/3) kemarin. pada penyaluran tahap kedua itu sistem penyalurannya (BPNT, red) itu berbeda antara penyaluran yang dilakukan pada waktu pagi hari dengan yang dilakukan pada sore hari itu tidak sama.

"Pagi sebelum terjadi kisruh KPM diberi sembako full seratus persen, dan setelah terjadi kisruh KPM itu dikasih sembako dan uang 300rb, kemudian pada sore hari karena situasinya semakin kisruh dan banyak protes, baru uangnya itu dikasihkan penuh ke KPM," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwasanya yang menjadi persoalan saat ini adalah sistem penyalurannya (penyaluran BPNT Desa Taroan, red) yang tidak sama antara tahap pertama dengan yang kedua.

"Mana yang benar Juknisnya yang dipakai, soalnya ada yang dikasih uang tunai full 600rb, ada yang dikasih sembako dan uang 300rb serta ada yang dikasih sembako semua, mana yang benar," katanya.