Dia pun juga membandingkan, provinsi lain seperti Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri, sangat mendapatkan apresiasi yang luar biasa.

Dia menyebut, peserta di kota lain bahkan ada yang mendapatkan sejumlah uang Rp 100 juta jika juara emas, juara perak Rp 75 juta, dan perunggu Rp 35 juta dari perlombaan bergengsi itu.

"Bahkan kalau di Papua sendiri itu besar-besaran. Untuk peserta disabilitas mendapatkan juara emas bisa tembus Rp 1,2 miliar, juara perak Rp 500 juta, dan juara perunggu kurang lebih Rp 300 juta," kata dia, saat melihat atlet lain juara.

"Kesimpulannya, kalau di Kabupaten lain perhatiannya untuk disabilitas ada. Harapan saya, mewakili disabilitas di Sumenep menginginkan ada kepedulian yang sangat signifikan. Sehingga ada kesetaraan dengan para pemain reguler," kata dia penuh harap.