"Padahal saya sangat berharap ada pejabat yang hadir saat itu, minimal ada utusan Bupati," kata Humaidi menjelaskan.

Meski begitu pihaknya tetap bersyukur, meski tidak ada pejabat Pemkab Sumenep yang hadir saat dirinya mendapatkan juara, pihak keluarga tetap setia menanti hingga pulang ke tanah kelahiran.

Dia mengaku, hanya mantan Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga (Pora) Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep yang memberikan apresiasi secara sukarela.

Pihaknya berharap, para atlet catur khusus penyandang disabilitas di Sumenep bisa hidup. Hal itu bisa dilihat dari adanya pembinaan dan pembibitan, sehingga ada hasil yang lebih bagus ke depan.

Awal dirinya mendapatkan juara tersebut tentu melalui beberapa event perlombaan, dari mulai Piala Gubernur Jawa Timur yang menjaring tiga pemain terbaik pada bulan Mei 2021 lalu.