"Awalnya sempat kaget, tapi setelah di chek di Hotel, nama saya ditulis secara manual. Nah, disitu kemudian wasit mendata saya, akhirnya bisa masuk dengan absen terakhir," kata dia bercerita.

Hingga pulang ke kota kelahiran membawa medali perak, dirinya belum melihat apresiasi Pemkab setempat. Pihaknya berkeinginan bisa bertemu Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

"Saya sangat ingin sekali bertemu Bupati Sumenep, hanya ingin salaman saja, terus terang," kata dia mengungkapkan.

Dinobatkan sebagai juara 2 Peparnas Papua XVI 2021 sempat membuat mentalnya ciut. Pasalnya, daerah lain seperti Kabupaten Kediri dan Lamongan disambut dengan yel-yel dan rombongan pemerintah setempat.

"Berangkatnya peserta dari kabupaten lain itu saya lihat disupport, pulangnya disambut," kata dia.