"Karena jujur mas, saya merasa tidak terima saya dibegitukan oleh pihak PT. BG itu, karena apa yang saya lakukan itu sebenarnya ingin membantu PT. BG yang karyawannya melakukan perselingkuhan itu," pungkasnya.
Disoal apa yang dirinya lakukan sehingga terjadi persoalan tersebut, ia mengatakan, hanya persoalan CCTV tindakan tidak wajar dari dua karyawan PT. BG itu.
"Karena yang jelas, perselingkuhan yang dilakukan oleh dua karyawan perusahaan itu selain merusak Citra perusahaan nantinya akan merusak hubungan antara suami istri, kan kasihan," katanya.
Kemudian dilokasi terpisah, Koordinator JCW Jawa Timur Korwil Madura Miftahul Arifin mengatakan, atas aduan dari Satpam tersebut, pihaknya sudah mengkonfirmasi dan mengklarifikasi pimpinan perusahaan tersebut.