BANGKALAN, Madurapost.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Jawa timur Mathur Husyairi mendapat keluhan kepala sekolah terkait fasilitas sekolah yang menggunakan teras makam dan masjid untuk anak didiknya melangsungkan pembelajaran. Selasa, (15/09/2020).
Hal itu dikeluhkan oleh Muafi kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yayasan Pendidikan Miftahul Ulum Al-Mubarok di Desa Bandang Laok Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, bahwasannya sejak 2012 dirinya menjadi guru di lembaga itu murid pihaknya kesulitan masalah tempat dan gedung dalam melaksanakan sekolah.
"Awal kali saya mengajar di sana pelaksanaan pembelajaran sudah biasa di teras makam dan teras masjid dalam melaksanakan pembelajaran. Kami sudah 2 kali mengajukan bantuan terhadap pemerintah kabupaten dan provinsi namun tetap tidak ada bantuan. Semoga ada perhatian dari pemerintah," keluhnya saat diwawancarai oleh Madurapost.id usai Reses II Mathur Husyairi DPRD Provinsi Jatim Tahun 2020 di desa Manding Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan.
Selain itu, Sahid asal desa Mandung kecamatan Kokop kabupaten Bangkalan juga mengeluhkan terkait perlindungan perempuan dan anak yang mulai marak terjadi akhir-akhir ini di kabupaten Bangkalan, pihaknya meminta kepada Mathur Husyairi agar memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.
"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Bangkalan akhir-akhir ini mulai marak, saya berharap pak Mathur bisa memberikan solusi dalam kasus ini," paparnya.