Sementara itu, terkait kasus asusila terhadap perempuan dan anak yang mulai marak di kabupaten Bangkalan, Mathur meminta terhadap masyarakat untuk saling menjaga satu sama lain.

"Moral itu adalah tanggung jawab kita bersama. Namun jika ada kasus seperti itu laporkan terhadap pihak berwajib, saya siap mengawal permasalahan itu hingga tuntas," terangnya.

Mantan aktifis Jaka Jatim itu juga menjelaskan, bahwa sudah lama dirinya memperjuangkan kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Bangkalan agar mendapatkan keadilan dan keamanan.

"Istri saya juga ikut andil dalam memperjuangkan dalam membantu kasus asusila di Bangkalan, karena dia seorang perempuan maka akan lebih mudah untuk menampung segala keluh kesah dari korban. Sebagai bentuk keseriusan rumah saya juga kmai jadikan sebagai rumah aman untuk kaum perempuan yang mengalami kasus kekerasan," tutupnya. (Mp/sur/kk)