SUMENEP, MaduraPost - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, merencanakan penambahan sarana dan prasarana untuk mengakomodir sampah di wilayah Sumenep. Dari rencana itu akan menelan anggaran sekitar 5 miliar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Koesman Hadie, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Agus Salam menjelaskan, selama ini pihaknya mengupayakan pengelolaan sampah yang optimal di Sumenep. Dia menilai, sementara ini masyarakat dalam pembuangan sampah masih belum teredukasi secara menyeluruh.
“Makanya kita akan mencoba untuk memberikan suatu pemahaman sesuai dengan Permendagri No. 33 Tahun 2010. Dimana kita ada kewengan terkait dengan sampah rumah tangga, paling tidak itu dikelola oleh lembaga yang di tunjuk oleh desa di tingkat RW atau RT yang nantinya akan diangkat ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Dari TPS itu menjadi tanggung jawab kami untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," terangnya. Rabu, (25/3).
Upaya ini sangat penting, kata Agus, untuk dilakukan. Sebab, dari sel sebagai sarana untuk mengelola sampah selalu melebihi daya tampung. Dia juga menerangkan, dari penambahan sarana tersebut nantinya masyarakat bisa mengolah kembali sampah sebelum diangkut ke TPA.
“Disinilah kita ingin lebih mengoptimalkan pola yang ada yaitu, desa bisa maksimal mengolah sampah. Mengingat Selnya itu sudah hampir penuh dan kita perlu pembangunan kembali Sel yang baru untuk mengantisipasi terhadap masukan sampah berikutnya.” jelasnya.