***
Buggg………..
lamunanku buyar saat ada yang menyentuh bahuku keras.
"kenapa?" tanyaku linglung.
"mikiri apa?" tanyanya penasaran, aku hanya menggeleng, enggan bercerita.
yahh sekarang aku sudah melanjutkan hidup tanpa Adam, Adam hanya bagian dari masa lalu yang akan selalu aku kenang, namamya masih tersimpan rapi di sudut hati kecilku.
Meski terkadang aku memikirkannya hingga menangis. entahlah aku merasa rasa untuk kak Adam masih subur. dan sampai saat ini aku masih bertanya tanya alasan apa yang membuat Adam meninggalkanku.
Entahlah sejak saat itu semua tentang Adam seakan lenyap dari peradaban, mulai dari rumahnya yang pindah, nomor telpon rumah tidak aktif dan semua yang berkaitan dengan adam seakan tak lagi ada, semua terhapus oleh alasan yang tak pernah aku tahu.