Dalam perjalanan hidupnya, Bun Widj mengaku memiliki sejumlah sosok yang menjadi inspirasi.

Di antaranya adalah almarhum H. Sahid, almarhum RKH Abdul Qodir.

Menurut Bun Wijd, kedua sosok tersebut meninggalkan pelajaran penting dalam kehidupannya, terutama mengenai kedermawanan dan kepedulian terhadap sesama.

Ia menilai, keteladanan tidak selalu harus disampaikan melalui ceramah panjang. Terkadang, justru tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten mampu meninggalkan kesan paling dalam.

Salah satu sosok yang dikenangnya adalah almarhum H. Sahid atau Aba Sahid.

Menurut cerita yang disampaikan Bun Wijd, Aba Sahid dikenal memiliki perhatian besar terhadap anak yatim.

Kepedulian tersebut menjadi salah satu hal yang terus diingat dan dianggapnya sebagai teladan.

Sementara itu, dari almarhum RKH Abdul Qodir, Bun Wijd mengenang sebuah kebiasaan yang menurutnya sarat makna.

Ia bercerita, setiap pagi RKH Abdul Qodir berjalan sembari memberikan uang yang diniatkan sebagai sedekah untuk putra-putranya.