SAMPANG, MaduraPost – Di tengah kehidupan yang kerap mengukur keberhasilan dari banyaknya harta, jabatan, maupun pencapaian duniawi, Moch Wijdan atau yang akrab disapa Bun Wijdan justru menawarkan ukuran yang berbeda.
Bagi salah seorang tokoh blatir di Kabupaten Sampang sekaligus Ketua PKDI Madura Rayaitu, kesuksesan tidak selalu harus terlihat dari tebalnya isi dompet.
Ada ukuran lain yang menurutnya jauh lebih penting: ketenangan hati, kemampuan menghadapi persoalan, serta kebermanfaatan bagi orang lain.
Pandangan itu disampaikan Bun Widj saat bertemu dengan jajaran dan anggota Persatuan Jurnalis Sampang (PJS) dalam rangka memperingati HUT ke-5 PJS sekaligus menyambut Kongres ke-2 PJS.
Dalam pertemuan tersebut, Bun Widj tidak hanya berbicara mengenai kehidupan, tetapi juga menyampaikan sejumlah nasihat yang menurutnya menjadi pegangan dalam menjalani perjalanan hidup.
Salah satu yang paling ditekankan adalah pentingnya bersedekah, terutama kepada kaum dhuafa dan anak yatim.
Menurut Bun Widj, sedekah tidak semata-mata berbicara tentang mengeluarkan sebagian harta. Di baliknya terdapat nilai kepedulian dan kebermanfaatan yang dapat menjadi bagian dari jalan seseorang menuju kesuksesan.
“Kalau ingin sukses, jangan lupa bersedekah, terutama kepada kaum dhuafa dan anak yatim. Itu langsung dibalas kontan,” ujar Bun Widj dalam pertemuan tersebut.
Kalimat itu disampaikannya dengan sederhana. Namun, bagi Bun Widj, sedekah bukan sekadar teori. Ia melihat banyak pelajaran hidup dari orang-orang yang pernah hadir dan memberikan pengaruh besar dalam perjalanan hidupnya.