PAMEKASAN, MaduraPost - Keresahan mulai menyelimuti warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Sejumlah masyarakat meminta aparat kepolisian segera turun tangan menyelidiki dugaan aktivitas peredaran narkotika yang disebut-sebut terjadi di sebuah rumah milik warga berinisial F di Desa Waru Barat.

Rumah tersebut belakangan menjadi perbincangan warga lantaran dinilai memperlihatkan aktivitas yang tidak lazim, terutama pada malam hari.

Kondisi itu memunculkan berbagai dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat, termasuk isu yang menyeret nama salah satu anggota keluarga dari unsur aparat penegak hukum.

Menurut penuturan beberapa warga, rumah milik F kerap didatangi sejumlah pemuda secara bergantian pada malam hari. Mereka mengaku melihat kendaraan berhenti hanya dalam hitungan menit sebelum kembali meninggalkan lokasi.

"Kami sudah lama memperhatikan. Setiap malam ada saja kendaraan yang berhenti sebentar di area yang minim penerangan di samping rumah. Pengendaranya biasanya tidak turun, hanya menunggu F keluar. Pola seperti ini yang membuat kami resah," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (26/6).

Warga menyebut pola kunjungan yang berlangsung singkat, sekitar lima hingga sepuluh menit, dinilai tidak biasa. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa lokasi itu diduga dijadikan titik temu atau drop point dalam aktivitas yang melanggar hukum.

Namun demikian, hingga kini dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan oleh aparat berwenang.

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap kepolisian segera melakukan penyelidikan secara profesional, objektif, dan transparan.