“Supaya NU tidak hanya ikut-ikutan orang, tapi betul-betul menyumbangkan sesuatu yang strategis untuk mencari jalan keluar dari masalah-masalah kemanusiaan,” tegasnya.
Kegiatan yang dihadiri lebih dari tiga ribu warga NU se-Kabupaten Sumenep itu ditutup dengan penyerahan keris pusaka khas Sumenep kepada Gus Yahya.
Pemberian tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus amanah dalam memimpin Nahdlatul Ulama ke depan.***