Karena itulah, Sarifah Ambami terus berdoa di tempat pertapannya, menangis dan berharap hingga akhir hayatnya.

Legenda yang menyayat hati ini menjadi asal muasal nama Aermata, yang bermakna air mata, sebagai ungkapan duka dan haru yang terukir di sepanjang sejarahnya.

Sebagai situs bersejarah yang memiliki nilai budaya dan keagamaan yang tinggi, makam Airmata Ratu Ibu terus dijaga dan dipelihara oleh pemerintah setempat.

Pengunjung dari berbagai penjuru terus berdatangan untuk menyaksikan keindahan alam dan menelusuri jejak legenda yang terkubur di dalamnya.