Pada akhirnya, Wakapolres Probolinggo Kompol Rizal Ardianto menandatangani pakta integritas yang diajukan oleh mahasiswa.

Penandatanganan tersebut disambut sorak massa aksi yang menganggap langkah tersebut sebagai kemenangan moral bagi mahasiswa.

Meski demikian, mahasiswa menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas tersebut bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengawasan publik terhadap komitmen aparat dalam menjalankan tugasnya.

Aksi demonstrasi Aliansi BEM Probolinggo Raya akhirnya berakhir dengan tertib dan kondusif. Namun pesan yang disampaikan cukup jelas, yakni dorongan agar institusi penegak hukum kembali menempatkan keadilan sebagai prinsip utama dalam menjalankan tugasnya.***