Koordinator Daerah Aliansi BEM Probolinggo Raya, M. Robius Zaman (Azam), menegaskan bahwa aksi jilid II ini bukan sekadar demonstrasi simbolik.

“Aksi jilid dua ini tidak boleh pulang dengan tangan kosong. Kita harus pulang dengan kemenangan atas nama rakyat,” tegas Azam saat menyampaikan orasi di hadapan massa aksi.

Selain menyuarakan kritik, mahasiswa juga membawa tuntutan politik dengan menyerukan tagar #CopotListyoSigitPrabowo sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas berbagai insiden yang melibatkan anggota kepolisian.

Sebagai bentuk tekanan moral dan politik, mahasiswa kemudian menyodorkan pakta integritas kepada pimpinan kepolisian di wilayah hukum Polres Probolinggo.