Menurutnya, santri memiliki modal besar untuk menghadapi perubahan zaman. Disiplin, ilmu, dan moral yang ditanamkan di pesantren menjadi bekal kuat dalam mengawal peradaban dunia.

"Modalnya sudah kuat. Tinggal bagaimana santri memanfaatkan alat ciptaan Allah di bumi ini untuk menebar kebaikan,” tambahnya.

Pernyataan dua kiai karismatik tersebut menjadi seruan moral bagi seluruh santri Indonesia agar terus menjaga kehormatan pesantren, menebar nilai-nilai kebaikan, dan tidak terpengaruh oleh arus informasi yang menyesatkan.***